12 Agustus 2018 - News

Inspirasi Legenda Balap pada Koleksi TAG Heuer Autavia Jo Siffert

Inspirasi Legenda Balap pada Koleksi TAG Heuer Autavia Jo Siffert

Sebagai bentuk apresiasi terhadap loyalitas konsumen, TAG Heuer meluncurkan sebuah koleksi jam tangan, yang desainnya ditentukan atas hasil jajak pendapat pada 2016 lalu yaitu koleksi TAG Heuer Autavia.

TAG Heuer Autavia

Koleksi ini merupakan reinkarnasi salah satu seri Autavia Cup yang legendaris, di mana oleh raksasa horologi asal Swiss tersebut, akan dijadikan sebagai model jangka panjang, termasuk yang terakhir dirilis menjelang pergantian tahun lalu.

Mengenai jajak pendapat terkait, Tag Heuer memberikan dua opsi seri historikal Autavia Cup kepada publik.

TAG Heuer Autavia

Selama delapan bulan berselang, akhirnya terpilih model 1966 Ref 2446 Mk3 atau umum populer dikenal sebagai ‘Rindt’ Autavia. Penamaan seri jam tangan ini merujuk pada mendiang legenda Formula 1 asal Austria, Jochen Rindt, yang meninggal pada kecelakaan latihan sebelum gelaran Grand Prix Italia di tahun 1970 silam.

Sebanyak lebih dari 50 ribu partisipan jajak pendapat memilih ‘Rindt’ Autavia karena konsep desainnya yang bernafas retro sekaligus klasik.

Bagian dial jam tangan ini terbuat dari material besi berdesain rustic yang dikenal dengan julukan ‘Panda Dial’.

Selain itu, jam tangan ini juga menerapkakan fitur pengatur waktu (chronograph) bernafas subdial, jarum jam tipis (baton hour markers), dan penampang tips berbahan bazel hitam.

TAG Heuer Autavia

Karena merupakan desain reinkarnasi, tim desain Tag Heuer mengupayakan penyegaran yang tidak ekstrem pada jam tangan ini.

Beberapa bentuk penyegaran kecil tersebut adalah penambahan luas penampang menjadi 42 milimeter, penambahan fitur penunjuk tanggal berukuran mungil, serta upgrade dinamika fungsi chronograph.

Jam tangan Autavia terbaru ini pertama kali dirilis pada ajang pameran horologi dan aksesori terbesar di dunia, Basel World pada pertengahan 2017 lalu.

Teks: Happy Ferdian


Hubungi Kami